Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Pertemuan6 Pembentukan dan Reaktivitas Senyawa Organometalik

Gambar
Pembentukan dan Reaktivitas Senyawa Organometalik Senyawa organologam pertama yang ditemukan oleh cadet pada tahun 1760. Namun senyawa organometal yang ia hasilkan bukanlah hasil yang diharapkan dari reaksi kalium asetat dan arsen trioksida . oleh karena itulah ada yang tidak setuju dengan pendapat bahwa cadet yang pertama mensintesis senyawa organometal. Senyawa organologam adalah suatu senyawa di mana atom-atom karbon dari gugus organik terikat kepada atom logam.   Senyawa organologam merupakan senyawa yang setidaknya minimal terdapat satu atom karbon dari gugus organik yang berikatan langsung dengan atom logam. Senyawa yang mengandung ikatan karbon dengan fosfor, arsen, silikon, ataupun boron termasuk dalam katagori ini, tetapi untuk senyawa yang mengandung ikatan antara atom logam dengan oksigen, belerang, nitrogen, ataupun dengan suatu halogen tidak termasuk sebagai senyawa organologam. Sebagai contoh suatu alkoksida seperti (C3H7O4)Ti bukan termasuk senyawa o...

Pertemuan5 Mekanisme Reaksi Adisi Elektrofilik pada Senyawa Organik Tidak Jenuh

Gambar
Mekanisme Reaksi Adisi Elektrofilik pada Senyawa Organik Tidak Jenuh Reaksi adisi adalah reaksi penggabungan dua atau lebih molekul menjadi sebuah molekul yang lebih besar dengan disertai berkurangnya ikatan rangkap dari salah satu molekul yang bereaksi akibat adanya penggabungan. Biasanya satu molekul yang terlibat mempunyai ikatan rangkap. Reaksi ini hanya terjadi hidrokarbon tak jenuh (alkena dan alkuna). Contoh reaksi adisi adalah reaksi antara etena dengan gas klorin membentuk 1,2-dikloroetana. Reaksi adisi hanya dapat terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan rangkap seperti alkena dan alkuna. Alkena dan alkuna dapat mengalami reaksi adisi dengan hidrogen, halogen maupun asam halida (HX). Dalam reaksi adisi, molekul senyawa yang mempunyai ikatan rangkap menyerap atom atau gugus atom sehingga ikatan rangkap berubah menjadi ikatan tunggal. Alkena dan alkuna dapat mengalami reaksi adisi dengan hidrogen, halogen maupun asam halida (HX). Untuk ...

Pertemuan4 Contoh reaksi substitusi nukleofilik Alkil Halida

Gambar
Contoh Reaksi Substitusi Nukleofilik Alkil Halida Reaksi substitusi adalah bentuk  reaksi kimia , di mana suatu atom dalam  senyawa kimia  digantikan dengan atom lainnya. Reaksi substitusi adalah salah satu reaksi yang penting dalam  kimia organik . Substitusi nukleofilik adalah suatu kelompok dasar  reaksi   substitusi , di mana sebuah  nukleofil  yang "kaya" elektron, secara selektif berikatan dengan atau menyerang muatan positif dari sebuah  gugus kimia  atau atom yang disebut  gugus lepas  (leaving group). Bentuk umum reaksi ini adalah: Nu: + R-X → RT-Nu + X: Tahap 1: Pematahan alkil halida Tahap 2: Penggabungan karbokation dengan nukleofil Tahap 3: Lepasnya  H + /H 3 O + Permasalahan: 1. Mengapa pada tahap 1, alkil halida dilepaskan?                         2. Apa fungsi karboka...

Pertemuan3 , Mekansime terjadinya eliminasi pada alkil halida dan alkohol

Gambar
Mekansime terjadinya eliminasi pada alkil halida dan alkohol              Jika alkil halida mempunyai atom hidrogennya pada atom karbon yang bersebelahan dengan karbon pembawa halogen akan bereaksi dengan nukleofil, maka terdapat dua kemungkinan reaksi yang bersaing, yaitu substitusi dan eliminasi. Alkil halida paling banyak ditemui sebagai zat antara dalam sintesis. Mereka dengan mudah diubah ke dalam berbagai jenis senyawa lain, dan dapat diperoleh melalui banyak cara. Reaksi alkil halida yang banyak itu dapat dikelompokkan dalam dua kelompok, yaitu reaksi substitusi dan reaksi eliminasi. Dalam reaksi substitusi, halogen (X) diganti dengan beberapa gugus lain (z). Alkil Halida  adalah senyawa-senyawa yang mengandung halogen yang terikat pada atom karbon jenuh  ( atom karbon yang terhibridisasi sp3 ). Eliminasi artinya pelepasan atau penghilangan. Reaksi eliminasi dapat dianggap kebalikan dari reaksi adi...