Pertemuan7 Contoh Mekanisme Reaksi Eliminasi ada alkil halida dan alkohol

Contoh Mekanisme Reaksi Eliminasi ada alkil halida dan alkohol

Eliminasi artinya pelepasan atau penghilangan. Reaksi eliminasi dapat dianggap kebalikan dari reaksi adisi. Pada reaksi ini, dua atom atau gugus yang masing-masing terikat pada dua buah atom C yang letaknya berdampingan dilepaskan oleh suatu pereaksi sehingga menghasilkan ikatan rangkap. Reaksi eliminasi melibatkan pelepasan HX, dan hasilnya adalah suatu allena. Banyak sekali modifikasi terhadap reaksi ini, tergantung pada pereaksi yang digunakan.

E1: pertama X- lepas membentuk karbokation suatu basa abstrak proton dari karbokation.

E2: Transfer terpadi proton ke suatu basa dan perginya gugus lepas. Tumpang tindih orbital π pada keadaan transisi membutuhkan geometri periplanar, anti penataan.
 Proton ditransfer ke basa sebagai gugus lepas awal  Keadaan transisi terjadi lepasnya X dan transfer H. Alkana yang dihasilkan stereospesifik.


contoh reaksi eliminasi E2



1. Mengapa basa kuat dibutuhkan oleh E2 tapi tidak dibutuhkan oleh E1?
2. Mengapa pada reaksi eliminasi, produk alkena yang lebih tersubstitusi adalah produk yang lebih dominan?
3. Dari reaksi pada contoh diatas, tolong tunjukkan dan jelaskan mekanisme “perginya gugus lepas”?

Komentar

  1. Saya demiati akan menjawab pertanyaan no.1 yang mana basa yang kuat tidak diperlukan untuk membentuk alkena pada E1, karena tidak ada kelompok meninggalkan yang perlu dipindahkan

    BalasHapus
  2. Saya desi ratna sari dengan nim A1C116068 akan menjawab permasalahan no 2.pada reaksi eliminasi, produk alkena yang lebih tersubstitusi adalah produk yang lebih dominan ini merupakan bunyi dari aturan zeitsev. Berikut faktornya :
    1. Efek sterik adalah suatu efek yang disebabkan karena adanya gugus yang cukup besar yang berdekatan dengan atom C yang reaktif. Pada reaksi eliminasi E2, gugus pergi dan lepasnya hidrogen terjadi secara serentak, dan terbentuk ikatan rangkap.
    2. Stereokimia merupakan suatu tatanan struktur atom-atom yang menyusun suatu molekul dalam bentuk tiga dimensi. Stereokimia memiliki pengaruh terhadap reaksi yang berkaitan dengan aturan Zaitsev, misalnya, stereokimia dapat menghalangi untuk terbentuknya Zaitsev produk.
    Zaitsev mengemukakan bahwa "Alkena terbentuk dengan jumlah lebih besar pada salah satu yang sesuai dengan lepasnya hidrogen di β-carbon yang memiliki jumlah substituen hidrogen lebih sedikit"
    Maksudnya adalah produk mayor alkena akan berada pada β-carbon yang substituen hidrogennya lebih sedikit.

    BalasHapus
  3. Saya dolla mulyana harnas dengan nim A1C116080 akan mencoba menjawab permasalahan yang ketiga . suatu gugus pergi (disebut pula sebagai gugus lepas) adalah suatu fragmen molekul yang lepas dengan suatu pasangan elektron dalam pembelahan ikatan kimia secara heterolitik. Gugus pergi anionik yang umum adalah halida seperti Cl−, Br−,I− ,dan ester sulfonat seperti tosilat (TsO−) serta Fluorida (F−). Gugus pergi adalah gugus yang digantikan oleh gugus lain dalam reaksi. Jika dicontohkan pada reaksi di atas, maka gugus perginya adalah klor (Cl−).

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan6 Pembentukan dan Reaktivitas Senyawa Organometalik

Pertemuan14 REAKSI REAKSI SPESIFIK PADA NUKLEOTIDA

Pertemuan5 Mekanisme Reaksi Adisi Elektrofilik pada Senyawa Organik Tidak Jenuh